Kapolda Sulut Berikan Penghargaan kepada Personel Berprestasi, Tegaskan Komitmen Keseimbangan Reward dan Sanksi

Manado, Sebarnews.com – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Yudo Hermanto memimpin upacara pemberian penghargaan (reward) kepada personel berprestasi di halaman Mapolda Sulawesi Utara, Rabu (14/10/2026) pagi. Upacara tersebut dihadiri oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Susetio Cahyadi, para Pejabat Utama (PJU), serta seluruh personel Polda Sulut.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi pimpinan terhadap anggota yang menunjukkan kinerja, integritas, serta dedikasi tinggi, baik di bidang operasional kepolisian maupun prestasi di bidang olahraga.

Di antara para penerima penghargaan, apresiasi tinggi diberikan kepada Tim penyidik Ditreskrimum Polda Sulut berjumlah 24 orang yang berhasil mengungkap kasus penyelundupan 16 batang emas ilegal. Emas tersebut hendak diselundupkan ke luar negeri (China) dengan modus memanfaatkan turis di Bandara Sam Ratulangi Manado pada 4 September 2026.

Penghargaan juga diberikan kepada Brigpol Jenifer Priscila Mamoto, personel SPN Polda Sulut yang sukses meraih medali emas kelas -63 kg sekaligus predikat Best Female Fighting Spirit Prize pada Kejuaraan Nasional IX Champions Hapkido 2026 di GOR Siger, Bandar Lampung, akhir September lalu.

Dalam keterangannya usai upacara, Kapolda Sulut Irjen Pol Yudo Hermanto menegaskan bahwa institusi Polri memegang teguh aturan internal, mulai dari peraturan disiplin hingga kode etik profesi. Bagi anggota yang melanggar hukum, proses pidana umum maupun sidang kode etik akan diterapkan secara tegas. Di sisi lain, anggota yang mengukir prestasi akan mendapatkan penghargaan yang layak.

“Kita ingin menunjukkan bahwa kita tegas akan melakukan tindakan terhadap anggota Polri yang bermasalah, dan kemudian kita juga akan tegas juga memberikan reward kepada anggota polisi yang berprestasi. Dan itu akan berjalan seiringan,” ujar Irjen Pol Yudo Hermanto.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan pentingnya pengembangan diri dan profesionalisme bagi seluruh jajaran. “Satu untuk memberikan peringatan kepada anggota bahwa anggota Polri harus bertugas secara profesional, proporsional, dan prosedural. Kedua, anggota Polri juga harus mampu mengembangkan bakat, mengembangkan kemampuan, mengembangkan keterampilan di dalam pelaksanaan tugasnya. Itu adalah dua hal yang beriringan, yang baik dengan yang buruk. Itu akan kita lakukan secara berkesinambungan di Polda Sulut ini,” tegas Kapolda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *